Tuesday, October 28, 2008

Another ManUtd Fans

Jakarta, Oktober 2008, Manajemen Manchester United hari ini memperkenalkan anggota baru MU Fans Club yang berasal dari Indonesia, Elzyan Yazid Muzadi. Anggota baru ini resmi bergabung dengan MU Fans Club atas paksaan himbauan ayahnya yang telah lebih dahulu bergabung dengan MU Fans Club.


Bersamaan dengan acara perkenalan ini, manajemen Moezadi Room juga merilis berita yang mungkin sedikit telat bahwa Elzyan Yazid Muzadi telah bergabung secara resmi dengan Moezadi Family pada tanggal 2 Juli 2008 di rumah sakit Hermina Bandung dengan berat 3,7 kg dan panjang 49 cm. Dengan bergabungnya Elzyan ke Moezadi Family menjawab harapan dari ayahnya yang berkeinginan anak keduanya ini dapat berkelamin laki-laki. Liputan lengkap bergabungnya Elzyan dapat diakses di sini.

Demikian kilasan berita yang kami lansir dari website resmi Manchester United.

Tuesday, February 12, 2008

Thinkpad Fan Boy

Sejak mampu beli notebook sendiri cuma ada satu merek yang "nempel" di hati, Thinkpad keluarannya IBM/Lenovo. Kenapa Thinkpad? Padahal merek notebook yang satu ini terkenal mahal harganya. Sampe2 ada yg bikin kepanjangannya "Ini Barang Mahal".

Alasan saya memilih Thinkpad karena keren euy...warnanya itu lho hitam pekat dan modelnya kaku. Bukan...bukan itu alasan utamanya. Tentu saya pilih Thinkpad karena kualitasnya. Masalah utama dari kebanyakan notebook adalah engselnya gampang rusak dan keyboardnya gak enak buat ngetik. Nah...di Thinkpad masalah itu gak pernah muncul. Saya pernah punya Thinkpad seri T20 umurnya kira2 udah 5 tahun tapi engselnya masih tetep kaku. Dan untuk keyboard...Thinkpad ini rajanya. Buat yang belum pernah pake Thinkpad...coba dulu deh keyboardnya, dijamin gak mau ngelirik notebook lain. Memang dari sisi harga, Thinkpad sedikit lebih mahal dari merek2 lain. Tapi semua terbayar kok dengan kualitasnya yang andal. Udah ah, kok saya kayak salesnya IBM :).

Saya pernah pake seri Thinkpad mulai 570E, 600E, T20, T21, R31, dan yang terakhir T23. Semua Thinkpad seri diatas menggunakan prosesor Intel Pentium II dan Pentium III. Kok masih pake yang Pentium III?Karena baru mampunya beli Thinkpad dengan prosesor ini :). Pengen banget beli yang minimal prosesornya Pentium M atau yang berbasis Centrino. Akhir Januari kemarin, keinginan saya ini terkabul berkat keluarnya dana dari menteri keuanganku tercinta (makasih ya Bun).

Setelah hunting dan browsing kemana2...dapat juga Thinkpad yg saya inginkan, Thinkpad X31. Sekilas speknya: pake Pentium M 1,6 GHz, RAM 512 MB, HDD 40 GB dan layar 12" inci. Sengaja kali ini saya memilih notebook dengan layar kecil, 12 inci dengan pertimbangan bobotnya yang lebih ringan dibanding yang berlayar 14 inci. Bedanya sekitarnya 500 gram. Saya berencana membawa notebook ini setiap hari ke kantor yang lebih sering saya tempuh dengan sepeda. Ya, saya ikut latah juga ber-B2W. Dengan beda 500 gram ini, tentu sangat mengurangi beban di punggung saya pada saat bersepeda.

Oya saya dapat notebook bekas ini dari milis gadtorade dengan harga yang cukup miring dan kualitas yang masih OK.

Pengen tahu lebih jauh tentang Thinkpad:
1. ThinkWiki
2. Thinkpad Forum
3. Wikipedia
4. Forum CHIP

Friday, February 8, 2008

Cowok atau Cewek?

Pertanyaan di atas hampir pasti selalu ditanyakan oleh orang tua yang sedang menanti kelahiran sang buah hati kepada si dokter kandungan. Tentu pertanyaan ini baru bisa ditanyakan (katanya) setelah umur si jabang bayi berusia 5 bulan.

Tepat hari ini (kalo perhitungan dokter tidak salah) 5 bulan sudah usia kandungan istriku tercinta. Saya pun yang sedang berbahagia karena telah dipercaya kembali oleh Allah untuk segera memiliki anak lagi setelah Shazma tak melewatkan kesempatan untuk bertanya ke Dr. Raditya SPOG pada saat kunjungan reguler pengecekan kandungan istriku. Jawaban dari Dr. Raditya, "Belum bisa dilihat pak, ngumpet dia". Pada saat USG, dr. Raditya memang terlihat beliau berusaha keras untuk mencari tahu kelamin adeknya Shazma ini.

Hehehe...ternyata Azzan (ini nama panggilan sayang Shazma buat adeknya) masih pengen bikin penasaran kami. Berarti kesempatan mencari tahu kelamin Azzan baru bulan depan dong. Kenapa saya ingin segera tahu jenis kelamin adeknya Shazma ini? Jujur saja saya inginnya adeknya Shazma ini laki-laki. Karena tentu biar lengkap nih...anak pertama saya Shazma kan cewek jadi tentu pengennya anak kedua ini cowok dong. Alasan kedua, kalo dia cowok insya Allah bisa meneruskan klan/nama keluarga "Muzadi" ke anak2nya nanti. Muzadi juga ada di nama belakang Shazma, tapi kalo nanti Shazma nikah dan punya anak, tentu dia tidak bisa sembarangan nitip nama Muzadi sebagai nama keluarga (tergantung suaminya kan).

Cukup banyak usaha yang kami lakukan demi mendapatkan anak laki-laki, diantaranya:
1. Bikin tabel Excel yang berisi periode kapan kemungkinan punya anak cowok, referensinya saya ambil dari sini.
Website ini merujuk dari dokumen tua dari Peking yang berisi prediksi jenis kelamin si jabang bayi. Mereka mengklaim tingkat keakuratannya sampai 90%. Pada website ini, untuk melihat jenis kelamin si jabang bayi, kita cukup memasukkan tanggal/bulan/tahun kelahiran si ibu dan tanggal/bulan/tahun pembuahan terjadi.


2. Googling dan browsing. Dari hasil browsing ini beberapa yang kami terapkan seperti: saya harus banyak makan daging, deep penetration (hehehe apa sih nih...googling aja ya).

3. Dan yang terpenting, mengetahui masa subur istri saya. Untuk yang satu ini saya cari referensi di Internet. Salah satunya yang saya pergunakan software Femta di PC dan sofware WomenDay di Palm.

Hasilnya, istri saya positif hamil pada bulan Oktober 2007. Menurut perhitungan dari tabel Excel yang saya susun (lihat usaha 1), kemungkinan besar jenis kelamin jabang bayi ini laki-laki.

Oya...pada saat check-up bulan ini, dr. Raditya pun sempat berkata, "Sepertinya bukan cewek pak". Sebenarnya apapun jawaban dari dokter ini tidak akan kami telan bulat2 karena bagaimanapun dokter juga manusia-bisa salah juga.

Semua usaha yang kami lakukan di atas tentu semata-mata sekadar usaha kami sebagai manusia. Semua kami kembalikan ke yang Di Atas. Manusia boleh berusaha, Allah jua lah yang menentukan. Apapun jenis kelamin adeknya Shazma ini nanti, saya pasti tetap menerima dan menyayanginya dengan ikhlas. Tak pernah terlontar doa dari mulut saya menginginkan anak kedua saya ini laki-laki. Hanya satu doa saya kepada Allah, berikanlah dia tubuh yang sehat dan sempurna. Amin.

Sedikit catatan:
1. Selama istri saya hamil, saya meng-install program HeyBaby di Palm Treo 650. Program ini cukup bagus, kita bisa memantau dan mencatat perkembangan si jabang bayi hari per hari. Pada program ini kita juga akan mendapat beberapa info dan saran tentang kehamilan si ibu.
2. Pada bulan ke-5/minggu ke-20 ini, berat dan panjang Azzan kira2 350 gram dan 22,5 cm.

Wednesday, December 12, 2007

Akhirnya Dodi Cabut Juga

Udah lama banget gak update blog ini, terakhir bulan Maret kemaren. Bukan karena sibuk atau apa, jari-jemarinya ini tak tergerak rasanya :). Terus apa dong yang akhirnya bikin saya ngapdet juga ini blog. Pasti udah ketebak dari judul post ini kan. Hari ini adalah hari terakhir temen sebelahan saya, Dodi ngantor di CHIP. Setelah berkarya hampir 10 tahun, beliau memutuskan meneruskan karirnya di ladang yang lebih menjanjikan untuk bisa loncat ke Singapura-nyusul istri tercintanya. Memeriahkan hari terakhir Dodi di CHIP, saya dan beberapa rekan di CHIP makan siang bareng Dodi di Senayan City. Tumben2nya opung Iwan ikutan lho dan makannya paling banyak lagi.

Kalo ditanya sedih rada2 sedih sih, lha wong Dodi ini meskipun kelakuannya rada2 nyebelin tapi dia ini sobat dan tutor saya selama jadi editor di CHIP. Tiga tahun saya di CHIP ya pasti duduknya sebelahan terus. Kita berdua sempet "diceraikan" karena Dodi pindah ke Lab, tapi pas CHIP pindah gedung...kita sebelahan lagi. Katanya sih mbak Dilla (istrinya Dodi) agak2 curiga sama hubungan kita :)).Kalo senang...udah pasti. Seneng akhirnya Dodi bisa cabut juga dari CHIP, seharusnya ini udah kejadian 2 tahun yll-ya gak Dod. Memang bukan kerja di Singapur tapi setidaknya tempat kerja barunya ini bisa jadi batu loncatan kerja di Singapur. Sabar ya mbak Dilla.

Sukses Dod...jangan lupa kelarin dulu proyek kita ;)

Thursday, March 1, 2007

Vista Launch Kit

Ini episode lanjutan DLN gw ke Beijing. Setelah "cuma" dapet souvenir Gong Xi Fa Cai dari Microsoft Beijing, ternyata gw dapat suprise dari mereka. Kamis sore (1 Maret) saya dapet paket DHL dari Shanghai. Lumayan gede boksnya. Weits...apaan nih (dengan hati berbinar2). Pas dibuka....ternyata saya dapet "Vista Launch Kit". Sekedar informasi, Vista Launch Kit ini cuma dibikin 5000 paket dlm rangka peluncuran Vista di seluruh dunia. Ada register numbernya lho....saya kebagian nomor 1806. Lucky me :)





Ini isinya paketnya:
  • Windows Vista Storybook
  • Windows Vista Start Button Mousepad
  • Windows Vista Media DVD
  • Belkin Easy Transfer Cable
  • Windows Live USB Key
  • Microsoft Office Lice Trial Card
  • SanDisk Cruzer Micro - 2 GB
  • T-Mobile DayPass (1 day, 24-hour pass)
  • Windows Marketplace Info Card
  • Windows Vista Magazine
  • Game Zoo Tycoon 2



Pas buka paket ini...saya langsung dirubung temen2 sekantor. Pasti pada ngiler semua....pengen dapet juga :). Terimakasih buat Microsoft China.

Beijing

Akhirnya saya ke luar negeri 'gratisan' lagi. Kalo yg sebelumnya 'cuma' ke KL, kali ini saya ditugasin ke Beijing China. DLN (Dinas Luar Negeri) ini atas undangan Microsoft China buat menghadiri "Vista Lab" tanggal 7-10 Februari. Dari Indonesia yang diundang cuma CHIP seorang. Duh berarti saya harus berangkat sendirian. Pengalaman DLN sebelumnya selalu bareng2 rekan jurnalis dari Indonesia. Dan gak seperti sebelumnya-yg tinggal bawa badan, DLN Beijing ini gw harus urus semuanya sendiri mulai dari pesen tiket sampe ngurus Visa. Sempat bermasalah urusan ini tapi untung ada istriku yang dengan sigap membantu semuanya sampe beres. Makasih ya bun.
Singkat cerita saya bisa sampe dengan selamat di Beijing. Oya sebelumnya saya sempat transit di Singapore tepatnya Changi. Ini kali pertama saya ke mengunjungi kota Singapore. Ternyata gak salah kata rekan saya Dodi, Changi memang keren bgt (norak ya hehehe). Pas berangkat saya cuma sempat keliling Changi saja. Baru pas transit saat pulang ke Jakarta, saya bisa mengunjungi kota Singapura. Kesampean juga naek MRT ke Orchad dan liat patung Merlion.

Di Beijing saya nginep di hotel Renaissance yang letaknya persis di sebelah kantor pusatnya Microsoft China. Yang agak mengagetkan, ternyata selama di Beijing saya harus berbagi kamar dengan fellow dari Taiwan. Benar-benar pengalaman baru nih, sekamar sama orang gak senegara. Namanya Charlie Lim, orangnya cukup baik, lumayan nyambung ngobrolnya :) dan sangat membantu saya masalah pilih2 makanan yang halal.

Urusan kerjaan gak usah diceritain deh, yang jelas selama di Beijing ini saya dicekoki tentang sistem operasi terbaru keluaran Microsoft, Windows Vista. Jadualnya kurang lebih begini:
Day1
Arrival
Day2
Welcome
Windows Vista Localization
Microsoft Commitment for Search and Asia.
The Hive
Microsoft Windows Vista
Speech Technology (TTS)
Day3
Windows Live Strategies
Visit Microsoft China Technology Center
Windows Vista Ultimate
Day4
Departure

Di waktu2 luang acara utama, saya pasti berusaha untuk jalan2 keliling kota Beijing. Rugi lah jauh2 ke sini tapi cuma ngendon di kamar. Meskipun sebenarnya lebih enak diem di kamar karena kota Beijing lagi dingin2nya. Bisa sampe minus 5 derajat celcius kalo malem. Dua hari pertama saya cuma jalan kaki di sekitaran hotel. Kesan yang saya dapat, Beijing kota yang cukup rapih, bersih (gak ada sampah) tapi sedikit berpolusi. Pesepeda di kota ini banyak banget dan pemerintahnya sudah memfasilitasinya (Jakarta kapan ya?). Penduduknya jarang banget yang bisa bahasa Inggris...even untuk say number doang. Padahal mereka mau jadi tuan rumah Olimpiade 2008.

Hari terakhir di Beijing saya coba mengunjungi objek2 wisata di kota Beijing seperti lapangan Tiananmen yang terkenal itu, Forbidden City, dan Temple of Heaven. Pengen banget ke Great Wall/Tembok Cina, tapi waktunya gak memungkinkan untuk kesana.




Friday, February 2, 2007

Jakarta Banjir Besar lagi

Akhirnya prediksi orang2 ‘pinter’ Indonesia-Jakarta bakal banjir besar lagi kayak tahun 2002….benar2 terwujud. Mereka bilang sih ini banjir siklus 5 tahunan.

Hari Jumat ini tgl 2 Februari 2007 yang sebenernya hari ‘krida’ alias hari males2an buat saya dan mungkin sebagian besar para pekerja kantoran lainnya….malahan menjadi hari yang melelahkan. Hampir seluruh kawasan Jakarta dan sekitarnya banjir. Ini dimulai dari malam harinya hujan lebat banget dan gak berhenti2. Saya bangun sekitar jam 5.30 hujan masih cukup deras. Duh males bgt ngantor…tapi saya harus tetep pergi ke kantor karena harus ngurus Visa buat DLN ke Beijing minggu depan. OK….saya ke kantor tapi pake apa ya enaknya. Pengen pake sepeda tapi hujan, akhirnya diputuskan pake mobil aja. Jam 7 start dari rumah ambil arah Pos Pengumben soalnya pas keluar komplek, jalur biasa (lewat arteri Kelapa Dua) ke kantor udah macet.

Ternyata….keputusan yang salah ambil arah Pos Pengumben :(. Tepat sebelum apartemen Pos Pengumben…macet total-gak bergerak sama sekali. Dan banyak mobil dan motor yang balik arah. Coba telpon Iwan yang tinggal di apartemen ini….ternyata ada genangan air yang cukup dalam. Terpaksa balik badan…eh balik mobil deh. Coba telpon Rini (ini istrinya saya lho) yang nebeng mobilnya om Deri…mereka ambil jalur Kelapa Dua lancar2 aja kok dan malahan katanya lengang bgt.

Setelah balik arah, tujuan selanjutnya balik ke rumah. Tukar moda transportasi…pake sepeda aja. Sampe rumah jam 8.30…berarti total 1,5 jam dari rumah-pos pengumben balik ke rumah padahal jaraknya paling 7 km.

“Lho kok Ayah udah pulang?,” kata Shazma kaget dan seneng. Iya sayang Ayah kejebak macet gara2 banjir. Ayah mau pake sepeda aja ke kantor.

Sepeda siap…terus pamit sama Shazma yang senengnya cuma sebentar-kirain Ayahnya gak jadi ngantor. Maaf ya sayang…..:(

Ambil arah ke arteri Kelapa Dua. Baru jalan sebentar…di sekitar pasar Pangampuan air sudah setinggi pinggang orang dewasa. Jalanan udah macet bgt…ada beberapa yang mobil dan motor yang nekat coba terobos. Kebetulan bawa kamera…jiwa wartawan karbitan muncul deh. Ini foto2nya:



Gak lama setelah ambil gambar2 ini…langsung hujan lagi. Masukin kamera ke tas…langsung ngebut gowes lagi. Enak bgt….jalanan lengang. Sampe kantor…ternyata cuma segelintir yang nongol di kantor. Baru ngeh…ternyata banjirnya gak cuma di sekitaran Jakarta Barat aja. Baca di detik.com ternyata hampir seluruh kawasan Jakarta banjir.

Duh…Jakartaku, kenapa sih kok terulang lagi. Kan orang2 pinternya udah pinter prediksi…tapi kok kenapa gak pinter bikin Jakarta gak banjir lagi.